TINGKAT RESIKO GEMPABUMI WILAYAH SUMATERA UTARA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Akselerasi maksimum tanah adalah percepatan tanah terbesar yang tercatat di wilayah ini akibat gempa. Nilai risiko percepatan tanah gempa perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari perencanaan bangunan tahan gempa. Risiko adalah produk dari bahaya kalikan dengan kerentanan yang hasilnya tergantung pada kedua faktor. Potensi bencana tanah faktor akselerasi, sementara kerentanan merupakan faktor total populasi. Menggunakan data historis gempa dari USGS di Sumatera Utara yang terletak di 1ºS - 5ºN dan 96,5 - 100,5ºE, periode 2005-2014 menghitung percepatan tanah maksimum dengan rumus Boore (1997). Nilai adalah 372,5 gal. Medan dan Deli Serdang memiliki populasi terbesar dari Provinsi Sumatera Utara, itu merujuk bahwa risiko terbesar yang dihasilkan oleh faktor kerentanan terbesar
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.