Simulasi DYMEX untuk Pendugaan Potensi Resiko Kehilangan Hasil oleh Hama Penggerek Batang Padi Kuning di Indramayu
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penggerek Batang Padi Kuning (PBK) merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi yang memiliki intensitas serangan cukup tinggi pada areal sentra produksi padi, khususnya di wilayah Jawa Barat. Iklim merupakan salah satu faktor eksternal lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap pola dinamika populasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi iklim melalui simulasi model DYMEX dalam rangka mengurangi tingkat resiko kehilangan hasil produksi padi oleh serangan hama PBK di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Pendugaan resiko kehilangan hasil dapat diprediksi dari hasil pemodelan dinamika populasi hama PBK dengan membutuhkan input paramater iklim dan suhu ambang bawah perkembangan (To) untuk menggambarkan siklus hidup PBK dari tahap telur, larva, pupa hingga dewasa (imago). Uji kalibrasi dan validasi model menunjukkan adanya nilai koefisien determinasi (R2) antara hasil prediksi model dan observasi pada wilayah kajian yang baik sehingga dapat menggambarkan perkembangan, mortalitas, transfer individu dari satu tahap ke tahap kehidupan selanjutnya serta fekunditas dan reproduksi PBK. Informasi iklim yang dapat diberikan dari data keluaran model menunjukkan perkembangan fase imago akan lebih cepat bereproduksi pada kondisi suhu tinggi dan rendahnya intensitas curah hujan sehingga dapat memicu laju perkembangan larva yang dapat merusak tanaman padi pada berbagai stadia. Dengan demikian, potensi kehilangan hasil padi dapat diduga dengan baik melalui pemodelan dinamika populasi PBK
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.