Isi Artikel Utama

Robi Muharsyah

Abstrak

Proyeksi Iklim wilayah  Indonesia  pada tahun 2006 -2040 dari data MIROC 5 telah dihasilkan melalui teknik Dynamical Downscaling menggunakan model WRF. Selanjutnya keluaran model WRF tersebut (data model) dikoreksi biasnya menggunakan Cumulative Distribution Function Downscaling Method (CDFDM) sehingga dihasilkan data terkoreksi. Data observasi berupa curah hujan harian pada 148 stasiun BMKG (2006 – 2015) digunakan sebagai data training pada metode CDFDM. Tingkat akurasi diukur dengan menghitung persentase kesesuaian antara data model  dan  data  terkoreksi  terhadap  data observasi.  Digunakan empat idikasi : Mean daily precipitation   (MEA),   Intensity   of   precipitation (INT), Fraction of Wet days (FRE) dan Percentile- 90 (Q90) untuk mengukur tingkat akurasi tersebut. Hasilnya  penggunaan  metode  CDFDM  mampu memberikan  peningkatan  akurasi  dengan  rata- rata sebesar 15% baik untuk periode JJA maupun DJF

Rincian Artikel

Bagian
Artikel